Pupuk Bokashi EM4, Solusi Cepat untuk Tanah Subur Alami
Kamis, 23 Juli 2026
377 x Dilihat
Melalui penerapan Bokashi EM4 petani tidak hanya bisa menekan biaya produksi, tetapi juga ikut menjaga kelestarian tanah dan lingkungan untuk masa depan
Kesadaran akan pertanian berkelanjutan terus meningkat. Banyak petani kini meninggalkan pupuk kimia dan kembali memanfaatkan kompos dan pupuk kandang. Sayangnya, cara konvensional ini cenderung lambat, tidak praktis, dan kerap menimbulkan bau menyengat.
Persoalan tersebut kini dapat diatasi dengan pemanfaatan EM4 atau Effective Microorganisms 4. Sebagai bioaktivator, EM4 mengandung mikroorganisme seperti Lactobacillus, ragi Saccharomyces, Rhodopseudomonas, Actinomycetes, dan bakteri pelarut fosfat.
Dengan komposisi tersebut, berbagai limbah organik seperti limbah dapur, jerami, hingga kotoran ternak dapat difermentasi menjadi pupuk Bokashi yang siap pakai dalam waktu 7 hingga 14 hari tanpa menimbulkan bau menyengat.
Zakky Husein, Perwakilan PT Songgolangit Persada selaku produsen EM4, menjelaskan manfaat EM4 lebih dari sekadar pengomposan. "EM4 tidak hanya menghilangkan bau dan mempercepat kompos, fungsi utamanya mengembalikan kesuburan biologis tanah. Mikroorganismenya bekerja menggemburkan tanah, mengurai residu kimia, dan menyediakan nutrisi agar tanah sehat dan tanaman kuat," jelasnya
Cara pembuatannya sangat sederhana. Larutkan 10 ml EM4 dan 10 ml molase ke dalam 1 liter air, lalu siramkan merata ke campuran bahan kompos hingga kelembabannya mencapai 30–40%. Masukkan ke dalam karung atau wadah kedap udara, tutup rapat, dan balik secara berkala agar suhu fermentasi stabil di kisaran 30–45 °C.
Dengan Bokashi EM4, petani dapat berhemat sekaligus menjaga kesuburan tanah secara berkelanjutan.