EM4 Indonesia

Denpasar, Bali, Indonesia

Call: 0816574045

info@em4indonesia.com

Pemberian Jerami dengan EM4 pada Lahan Sawah Meningkatkan Kapasitas Simpan Air Tanah.

Kamis, 05 Maret 2026

514 x Dilihat

EM4 Indonesia

Aktifitas Petani Padi di Sawah dengan Jerami

Efektivitas EM4 pada Jerami Padi dalam Meningkatkan Kapasitas Simpan Air Tanah

Pengelolaan bahan organik pada lahan sawah merupakan salah satu upaya penting untuk meningkatkan kualitas tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan biomas jerami padi yang dikombinasikan dengan Effective Microorganisms4 (EM4). EM4 merupakan kultur mikroorganisme yang menguntungkan dan bermanfaat bagi kesuburan tanah. Mikroorganisme tersebut berperan sebagai bioaktivator yang mampu mempercepat proses dekomposisi bahan organik seperti jerami padi sehingga unsur hara di dalam tanah dapat meningkat.

Jerami padi merupakan sisa hasil panen tanaman serealia yang jumlahnya sangat melimpah di lahan pertanian. Selama ini jerami sering dianggap sebagai limbah pertanian, padahal jerami memiliki kandungan bahan organik yang cukup tinggi. Pengembalian jerami ke dalam tanah dapat membantu menambah kandungan karbon dan nitrogen yang sangat penting bagi kesuburan tanah. Selain itu, penggunaan jerami sebagai pupuk organik juga dapat mendukung kehidupan mikroorganisme tanah yang berperan dalam proses pembentukan unsur hara.

Tanah memiliki peranan penting sebagai media pertumbuhan tanaman karena menjadi tempat berlangsungnya proses perkecambahan, pertumbuhan akar, dan penyerapan unsur hara. Tanah juga memiliki sifat fisik yang berbeda-beda seperti tekstur, struktur, bulk density, porositas, dan laju infiltrasi. Sifat-sifat tersebut sangat mempengaruhi kemampuan tanah dalam menyimpan air. Kapasitas simpan air tanah merupakan kemampuan tanah untuk menahan dan menyediakan air bagi tanaman sehingga kebutuhan air tanaman dapat terpenuhi dengan baik

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jerami padi yang dikombinasikan dengan berbagai dosis EM4 terhadap peningkatan kapasitas simpan air tanah pada lahan sawah. Mikroorganisme yang terdapat dalam EM4 berperan dalam mempercepat proses penguraian jerami menjadi bahan organik yang lebih sederhana. Proses dekomposisi ini menghasilkan humus yang dapat memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kualitas fisik tanah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian jerami yang dikombinasikan dengan EM4 memberikan pengaruh terhadap porositas dan berat jenis tanah. Aktivitas mikroorganisme dalam EM4 mampu menguraikan jerami menjadi partikel-partikel yang lebih halus sehingga mudah bercampur dengan tanah. Proses ini menyebabkan terbentuknya agregat tanah yang lebih baik dan meningkatkan ruang pori di dalam tanah.

Peningkatan porositas tanah tersebut berpengaruh langsung terhadap kapasitas simpan air tanah. Tanah yang memiliki porositas lebih tinggi memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menahan air. Selain itu, bahan organik yang dihasilkan dari proses pelapukan jerami mampu menyerap air dalam jumlah yang cukup besar sehingga membantu menjaga ketersediaan air bagi tanaman.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian jerami yang ditambah dengan


EM4 pada lahan sawah berpengaruh terhadap peningkatan kapasitas simpan air tanah. Hal ini terjadi karena mikroorganisme dalam EM4 mampu mempercepat proses dekomposisi jerami sehingga meningkatkan kandungan bahan organik dan porositas tanah. Semakin tinggi porositas tanah maka kemampuan tanah dalam menyimpan air juga akan semakin meningkat sehingga kondisi tanah menjadi lebih baik untuk pertumbuhan tanaman.

Pilih Yang Sudah Pasti EM4

Tulisan berdasarkan Penelitian dengan judul : Pengaruh Dosis EM4 Pada Biomas Jerami Terhadap Peningkatan Kapasitas Simpan Air Tanah Pada Lahan Sawah January 2025INNOVATIVE Journal Of Social Science Research 5(1):1211-1219 DOI:10.31004/innovative.v5i1.17647 LicenseCC BY-SA 4.0


Berita Terkini