Budidaya Udang Vaname di Banyuwangi Tembus Pasar Ekspor, Prospeknya Kian Cerah
Selasa, 31 Maret 2026
195 x Dilihat
Sejumlah pekerja sedang menebar benur udang vaname di tambak kawasan Banyuwangi, Jawa Timur.
Pengembangan budidaya udang vaname di sejumlah kawasan pesisir Banyuwangi, Jawa Timur, menunjukkan prospek yang sangat cerah. Komoditas perikanan unggulan ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga berhasil menembus pasar ekspor dengan permintaan yang terus meningkat.
Indonesia sendiri tercatat sebagai salah satu negara pengekspor udang vaname di dunia, dengan kualitas produk, volume ekspor, serta nilai devisa yang terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.
Salah satu pelaku usaha budidaya udang vaname di Banyuwangi, Defta Jaya Sena, mengungkapkan bahwa hasil panen udang vaname yang dihasilkan selalu terserap pasar secara optimal. Bahkan, harga jual cenderung stabil sehingga memberikan kepastian bagi para pembudidaya.
“Berapapun hasil produksi, semuanya terserap pasar dengan harga yang relatif stabil,” ujarnya.
Udang vaname merupakan spesies udang yang berasal dari kawasan Pantai barat Amerika, mulai dari Teluk Kalifornia hingga Amerika Selatan. Meski habitat aslinya berada di laut, udang ini memiliki kemampuan adaptasi yang baik sehingga dapat dibudidayakan di kolam air tawar maupun air payau, terutama di dataran rendah hingga menengah.
Selain itu, udang vaname dikenal memiliki daya tahan tubuh yang kuat terhadap variasi salinitas. Dari sisi morfologi, ukuran udang ini lebih besar dibandingkan udang biasa, namun masih di bawah ukuran udang windu.
Defta menjelaskan, dirinya telah menekuni usaha budidaya udang vaname sejak tahun 2016 dengan melanjutkan usaha keluarga di atas lahan seluas dua hektare. Dalam pengelolaannya, ia secara konsisten menerapkan teknologi Effective Microorganisms 4 (EM4) perikanan.
Produk EM4 tersebut diproduksi oleh PT Songgolangit Persada (SLP), yang merupakan agen tunggal di Indonesia dengan lisensi resmi dari EMRO Jepang. Penggunaan teknologi ini terbukti membantu dalam berbagai aspek budidaya, mulai dari pengelolaan kualitas air, pencampuran pakan, hingga meningkatkan pertumbuhan udang.
“Penerapan EM4 perikanan sangat membantu dalam mengatasi masalah air dan mendukung pertumbuhan udang. Ini sangat berperan dalam keberhasilan budidaya kami,” jelas Defta.
Dengan dukungan teknologi dan tingginya permintaan pasar, budidaya udang vaname di Banyuwangi diyakini akan terus berkembang dan menjadi salah satu sektor unggulan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir.