EM4 Indonesia

Denpasar, Bali, Indonesia

Call: 0816574045

info@em4indonesia.com

EM4 Peternakan Tingkatkan Produktivitas dan Kesehatan Ternak, Sekaligus Atasi Bau Kandang

Senin, 06 April 2026

161 x Dilihat

EM4 Indonesia

Produk Effective Microorganisms 4 (EM4) Peternakan semakin dikenal sebagai solusi inovatif dalam mendukung pertumbuhan, produksi, dan kesehatan hewan ternak. Produk ini merupakan kultur campuran mikroorganisme menguntungkan yang juga terbukti efektif mengurangi bau pada kotoran dan kandang ternak.

Kepala Cabang Pemasaran PT Songgolangit Persada wilayah Bali, NTB, dan NTT, Irkham Rosidi, menjelaskan bahwa EM4 Peternakan merupakan probiotik cair untuk ternak dan unggas. Kandungannya meliputi mikroorganisme seperti Lactobacillus sp, Saccharomyces sp, dan Rhodopseudomonas palustris.

“EM4 dapat diaplikasikan pada air minum ternak, pakan, hingga kandang,” ujar Irkham dalam keterangannya di Denpasar.

Untuk penggunaan pada air minum, EM4 cukup dilarutkan dengan perbandingan 1 cc ke dalam 1 liter air, kemudian diberikan setiap hari. Sementara pada pakan, larutan dengan komposisi yang sama disemprotkan ke pakan sebelum diberikan kepada ternak.

Adapun untuk mengurangi bau pada kotoran dan kandang, EM4 digunakan dengan mencampurkan 1 liter EM4 dan 1 liter molase ke dalam 100 liter air. Larutan ini kemudian difermentasi selama 1–2 hari dalam wadah tertutup sebelum disemprotkan ke area kandang maupun tubuh ternak dengan dosis 1–10 cc per liter air.

Irkham menambahkan, penggunaan EM4 Peternakan mampu menyeimbangkan mikroorganisme dalam sistem pencernaan ternak, meningkatkan kesehatan, memperbaiki kualitas daging, serta menurunkan kadar gas amonia dari kotoran. Selain itu, produk ini juga ramah lingkungan dan aman bagi manusia maupun tanaman.

Sejumlah peternak telah merasakan manfaat penggunaan EM4. Sujarwo, peternak sapi asal Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, mengaku berhasil meningkatkan kualitas ternaknya melalui pakan fermentasi berbasis EM4.

Ia memanfaatkan tebon jagung yang difermentasi bersama EM4 dan dedak selama 1–2 bulan sebelum diberikan sebagai pakan sapi, dipadukan dengan hijauan rumput Zanzibar. Hasilnya, pertumbuhan sapi menjadi lebih optimal dengan bobot yang terus meningkat, serta kotoran yang tidak berbau.

Testimoni serupa disampaikan Made Raka, pemilik peternakan kambing perah Raka Etawa di Gianyar, Bali. Ia mengaku penggunaan EM4 Peternakan membantu meningkatkan nafsu makan ternak sekaligus menjaga kesehatannya.

“Kambing yang nafsu makannya baik, kesehatannya juga terjaga. Produksi susu pun menjadi lebih berkualitas,” ujarnya.

Selain dicampurkan dalam air minum untuk meningkatkan daya tahan tubuh, EM4 juga disemprotkan pada kotoran kambing guna mengurangi bau dan menekan populasi lalat di sekitar kandang.

Dengan berbagai manfaat tersebut, EM4 Peternakan menjadi salah satu solusi praktis dan ramah lingkungan dalam mendukung usaha peternakan yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan.

 


Berita Terkini