Kelompok Tani Somia Pertiwi dari Desa Mengesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali lahir Beras Organik Berkualitas
Senin, 13 April 2026
221 x Dilihat
Foto : Ketua Kelompok Tani P4S Somya Pertiwi Bapak I Nengah Suarsana S.H., yang berhasil menghasilkan beras organik berkualitas
Kisah Nyata Petani Organik Bali yang Mengubah Masa Depan
Kisah ini bermula dari seorang petani Bali bernama I Nengah Suarsana, S.H. yang pada tahun 2004 memulai perjalanan di dunia pertanian organik dengan penuh ketidaktahuan tanpa pengalaman tanpa pasar dan tanpa arah yang jelas hanya berbekal keyakinan bahwa pertanian bisa dilakukan dengan cara yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Di awal perjalanan tantangan datang silih berganti minimnya ilmu pengetahuan tentang pertanian organik membuat proses berjalan lambat bahkan tidak sedikit pihak yang meragukan dan menolak hasil pertanian organik karena dianggap tidak menjanjikan. Namun semangat untuk belajar tidak pernah padam bersama Kelompok Tani Somya Pertiwi, berlokasi di Dusun Wangaya Betan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali
ia terus mencoba berbagai metode hingga menemukan pola yang tepat dalam mengelola lahan secara organik proses ini membutuhkan waktu tenaga dan kesabaran yang luar biasa.
Seiring waktu mereka mulai memahami pentingnya kesuburan tanah alami penggunaan pupuk organik hasil fermentasi menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas tanah dan tanaman sehingga hasil panen perlahan mulai meningkat. Pemanfaatan teknologi sederhana seperti biostarter EM4 (Effective Mikroorganisms 4) juga memberikan dampak besar tanaman menjadi lebih kuat lebih tahan terhadap perubahan cuaca serta mampu menghasilkan padi dengan kualitas yang lebih baik.
Perjalanan panjang ini akhirnya membawa hasil nyata dari yang awalnya tanpa arah kini mereka mampu mengelola lahan hingga 66 hektar dengan produktivitas mencapai 6 sampai 7 ton per hektare sebuah pencapaian yang tidak mudah dan penuh perjuangan. Tidak hanya berhenti di produksi mereka juga menghadapi tantangan dalam pemasaran pada awalnya pasar belum menerima produk organik dengan baik namun dengan konsistensi menjaga kualitas kepercayaan konsumen pun mulai tumbuh.
Kini beras organik Somya Pertiwi telah dipasarkan ke berbagai wilayah terutama Bali dan Jakarta hal ini membuktikan bahwa pertanian organik mampu bersaing dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Lebih dari sekadar hasil panen kisah ini adalah tentang ketekunan keberanian melawan keraguan dan komitmen menjaga alam pertanian bukan hanya soal produksi tetapi juga tentang keberlanjutan kehidupan.
Kisah ini diharapkan menjadi inspirasi terutama bagi generasi muda bahwa sektor pertanian memiliki potensi besar jika dikelola dengan inovasi dan semangat yang kuat dari sawah sederhana di Bali lahir harapan besar untuk masa depan pertanian Indonesia.
Saksikan vidio selengkapnya di YouTube EM4 Indonesia Official
Pilih Yang Suda Pasti EM4
Berita Terkini
Terpopuler
Berita Terkait