EM4 Indonesia

Denpasar, Bali, Indonesia

Call: 0816574045

info@em4indonesia.com

Bukan Sekadar Air Biasa, Begini Cara Membangun Ekosistem Mikroba di Kolam Terpal Baru

Selasa, 05 Mei 2026

171 x Dilihat

EM4 Indonesia

Tim SLP melakukan pendampingan teknis kepada pembudidaya ikan lele di wilayah Srengseng Sawah, Jakarta Selatan

Persiapan media air menjadi kunci utama keberhasilan budidaya lele di kolam terpal. Sebelum benih ditebar, aplikasi mikroorganisme efektif melalui EM4 (Effective Microorganisms 4) sangat penting untuk menciptakan ekosistem air yang sehat. Proses fermentasi air kolam dengan EM4 selama 7 hingga 10 hari, mampu menumbuhkan plankton sekaligus menetralkan zat kimia berbahaya yang seringkali menempel pada plastik terpal baru.

Mustofa (46), pembudidaya lele di Srengseng Sawah Jakarta Selatan yang telah sukses menerapkan metode ini, mengakui terjadi peningkatan terhadap kelangsungan hidup ikannya. "Sejak konsisten menggunakan EM4, angka kematian benih turun drastis hingga di bawah 5 persen," ungkapnya. Menurut Mustofa, air yang telah difermentasi membuat benih lele lebih cepat beradaptasi, lincah, dan nafsu makan ikan langsung terjaga sejak hari pertama masuk ke kolam.

Zakky Husein, perwakilan PT Songgolangit Persada selaku produsen EM4 di Indonesia, menjelaskan bahwa aplikasi dini bertujuan untuk mendominasi lingkungan dengan bakteri menguntungkan sehingga bakteri patogen dapat ditekan  "Aplikasi EM4 sebelum tebar benih sangat penting untuk memutus rantai bakteri jahat dan mempercepat penguraian bahan organik, sehingga kualitas air tetap stabil dan tidak berbau selama masa pemeliharaan," ujar Zakky.

Langkah sterilisasi ini juga menjadi solusi bagi keterbatasan lahan di area perkotaan karena meminimalisir frekuensi ganti air. Dengan ekosistem mikroba yang seimbang, air kolam tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga sistem pendukung kehidupan yang optimal bagi ikan lele hingga masa panen tiba.

 


Berita Terkini