EM4 Indonesia

Denpasar, Bali, Indonesia

Call: 0816574045

info@em4indonesia.com

Probiotik EM4 Bantu Tingkatkan Efisiensi Pakan Ikan dan Udang

Kamis, 07 Mei 2026

68 x Dilihat

EM4 Indonesia

Pengelolaan pakan menjadi perhatian penting bagi para pembudidaya ikan dan udang untuk meningkatkan hasil panen. Salah satu teknologi yang kini banyak dimanfaatkan adalah penggunaan probiotik Effective Microorganisms 4 (EM4) Perikanan dan Tambak dengan ciri khas botol berwarna merah muda atau pink.

EM4 bekerja dengan cara mengontrol perkembangan dan populasi mikroba merugikan sehingga mampu menciptakan lingkungan tumbuh yang optimal bagi mikroba menguntungkan. Kondisi tersebut membuat habitat budidaya menjadi lebih sehat dan sesuai untuk pertumbuhan ikan maupun udang.

Selain membantu menjaga kualitas lingkungan budidaya, probiotik EM4 juga bermanfaat mengatur keseimbangan mikroba dalam usus ikan dan udang, menghambat perkembangan mikroba patogen, serta meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan.

Penambahan EM4 pada pakan diketahui mampu memacu pertumbuhan berat ikan dan udang, meningkatkan nafsu makan, serta membantu penyerapan nutrisi di sistem pencernaan menjadi lebih optimal.

Proporsi koloni bakteri probiotik dalam pakan membuat proses pencernaan berlangsung lebih maksimal sehingga daya cerna ikan dan udang meningkat. Dampaknya, pertumbuhan menjadi lebih baik dan produktivitas budidaya meningkat.

Keberhasilan penggunaan EM4 tersebut dirasakan langsung oleh M. Fauzan, pembudidaya ikan dan udang di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Ia sukses mengembangkan budidaya ikan nila dan udang vaname air tawar dalam satu kolam tambak dengan hasil yang melimpah.

“Dalam lahan tambak seluas satu hektar itu lebih awal ditebar benih udang vaname jenis air tawar sebanyak 150.000 ekor, menyusul dua hari kemudian ditebar ikan nila sebanyak 25.000 ekor,” tutur M. Fauzan saat menerima kunjungan tim YouTube EM Indonesia Official.

Pria enerjik berusia 45 tahun tersebut menjelaskan, penebaran benih ikan nila dan udang vaname dilakukan pada pagi hari setelah mendapat sinar matahari sekitar pukul 07.00 waktu setempat agar benih dapat beradaptasi dengan baik.

Menurut suami dari Nyonya Mustafidah itu, sistem kolaborasi budidaya ikan nila dan udang vaname dengan sentuhan EM4 Perikanan produksi PT Songgolangit Persada telah digelutinya sejak tahun 1997 dan terbukti memberikan hasil yang sangat memuaskan.

Dengan sistem budidaya tersebut, Fauzan mampu memperoleh dua komoditas sekaligus dalam satu kali panen, yakni ikan nila dan udang vaname, sehingga nilai ekonomi tambak menjadi lebih tinggi dan efisien.


Berita Terkini