Delegasi APNAN 2026 Tinjau Pengembangan Padi Beras Merah Organik Dengan Teknologi EM4 di Jatiluwih
Senin, 08 Juni 2026
534 x Dilihat
Foto : Delegasi APNAN 2026 berfoto saat kunjungn lapangan ke kawasan padi beras merah organik dengan teknologi EM4 di Jatiluwih, Tabanan
Delegasi APNAN (Asia Pacific Natural Agriculture Network) 2026 melaksanakan kunjungan lapangan ke kawasan persawahan Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian APNAN Meeting 2026 yang bertujuan memperkenalkan praktik pertanian alami dan berkelanjutan yang telah diterapkan di Indonesia.
Para delegasi berasal dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik dan hadir untuk bertukar pengalaman mengenai pengembangan pertanian organik berbasis teknologi ramah lingkungan. Dalam kunjungan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai pengembangan padi beras merah organik yang dilakukan oleh Kelompok Tani Somya Pertiwi Organik di Desa Mengesta, Penebel.
Melalui papan informasi yang dipasang di lokasi, para delegasi dapat melihat secara langsung diagram aktivitas produksi padi beras merah organik dengan penerapan Teknologi EM4 (Effective Microorganisms 4) dari hulu hingga hilir. Tahapan budidaya diawali dengan persiapan berbagai input organik seperti pupuk bokashi dan pupuk bokashi cair yang diproduksi menggunakan Teknologi EM4.
Selanjutnya dilakukan pengolahan lahan secara alami untuk meningkatkan kesuburan tanah serta menjaga keseimbangan mikroorganisme yang bermanfaat bagi tanaman. Pada tahap pembibitan dan penanaman, petani menggunakan benih pilihan yang ditanam sesuai prinsip pertanian organik guna menghasilkan pertumbuhan tanaman yang sehat dan optimal.
Selama masa pertumbuhan tanaman, Teknologi EM4 dimanfaatkan untuk membantu proses dekomposisi bahan organik, meningkatkan kualitas tanah, serta mendukung perkembangan tanaman padi. Para delegasi tampak antusias mengikuti penjelasan mengenai manfaat penerapan mikroorganisme efektif dalam menciptakan sistem pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Ketika memasuki masa panen, padi dipanen pada tingkat kematangan yang tepat untuk menjaga kualitas hasil dan memperoleh produktivitas yang optimal. Setelah panen, gabah menjalani proses penanganan pascapanen yang meliputi pengeringan, penggilingan, pengemasan, hingga siap dipasarkan kepada konsumen.
Melalui kunjungan lapangan ini, delegasi APNAN 2026 memperoleh gambaran nyata mengenai keberhasilan pengembangan padi merah organik berteknologi EM4 di Jatiluwih yang mampu menghasilkan produk berkualitas sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan pertanian.
Pilih Yang Sudah Pasti EM4
Berita Terkini
Terpopuler
Berita Terkait