EM4 Indonesia

Denpasar, Bali, Indonesia

Call: 0816574045

info@em4indonesia.com

Bokashi Padat dan Cair, Rahasia Pertumbuhan Durian yang Lebih Subur dan Sehat

Selasa, 07 Juli 2026

77 x Dilihat

EM4 Indonesia

Penerapan Bokashi Padat dan Cair pada Pohon Durian di Sumitani Durian Farm. Pupuk organik ini membuat tanaman lebih subur, akar kuat, serta buah berkualitas.

Bokashi padat dan cair sangat bermanfaat untuk tanaman durian. Pupuk organik berbasis mikroorganisme (EM4) ini bisa memperbaiki tanah, memberi nutrisi alami, dan membuat tanaman lebih sehat. Bokashi padat dipakai sebagai pupuk dasar, sementara bokashi cair sebagai pupuk tambahan.

Kombinasi keduanya membantu tanaman menyerap makanan dengan baik. Tanaman durian jadi lebih subur dan pertanian lebih ramah lingkungan karena mengurangi pupuk kimia. Manfaat nyata ini dirasakan langsung oleh Dedi Iskandar Putra (49), Kepala Kebun Sumitani Durian Farm, setelah mengikuti pelatihan pembuatannya. Ia menyatakan bahwa setelah rutin menggunakan bokashi, pohon durian di kebunnya tumbuh jauh lebih sehat dan proses pembuahan terjadi dengan lebih cepat. Menurutnya, cara alami ini sangat praktis dan memberikan keuntungan besar bagi para petani durian.

Zakky Husein dari PT Songgolangit Persada selaku produsen EM4 menjelaskan, proses pembuatan pupuk ini sebenarnya sangat mudah, murah, dan bisa dipraktikkan sendiri di rumah. Petani cukup mencampurkan bahan lokal seperti dedak, molase, air, dan EM4, kemudian membiarkannya melalui proses fermentasi selama 2 hingga 3 minggu. Penerapan metode ini tidak hanya menghemat biaya pupuk kimia, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan pertanian di Indonesia.

Penerapan pupuk bokashi pada perkebunan durian menjadi bukti nyata bahwa sistem pertanian organik mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kelestarian alam. Dengan proses pembuatan yang mudah dan biaya yang murah, metode ini diharapkan dapat terus meluas di Indonesia. Keberhasilan ini tidak hanya menghasilkan buah durian yang lebih berkualitas di pasaran, tetapi juga mewujudkan masa depan pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan.

 


Berita Terkini